Menko Darmin Ingin CPO RI Bersertifikat Standar Internasional

JAKARTA – Enam perusahaan penginisiasi Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) telah memutuskan untuk membubarkan kesepakatan tersebut. Sebagai gantinya, mereka memilih mendukung sertifikasi kelapa sawit pemerintah, Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menuturkan, keberadaan sertifikasi kelapa sawit melalui ISPO harus berstandar internasional. Tak lain agar produk-produk kelapa sawit Indonesia tidak dipandang sebelah mata dan bahkan diakui oleh dunia internasional.

“IPOP itu kan sudah habis tuh. Kita harus punya standar yang nasional sifatnya. Internasional lah. Supaya jangan kemudian nanti didiskreditkan produk-produk kepala sawit dari perkebunan rakyat kita,” ujarnya saat ditemui di kantornya usai dari menemui Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Selain itu Darmin juga menyampaikan kepada Jokowi soal moratorium lahan sawit. Prinsip-prinsip kebijakan soal ini sudah disampaikannya kepada Jokowi.

“Kemudian ada Presiden juga waktu itu bicara moratorium, kita harus bikin aturannya secara jelas rinci. Supaya prinsip-prinsipnya saya diskusikan dengan Presiden,” kata dia.(dni)

Sumber: okezone.com

390 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *