Formula Biodiesel Direvisi

JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk mengubah formula harga indeks pasar biodiesel dan pemberlakuan pungutan ekspor kelapa sawit secara progresif guna menutupi kekurangan subsidi dan bahan bakar nabati tersebut.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) memproyeksikan pungutan ekspor minyak kelapa sawit masih kurang untuk subsidi biodiesel pada tahun ini dengan.

Kebijakan pencampuran biodiesel ke dalam Solar pada tahun ini sebanyak 20% atau B-20%. Untuk menutupi kekurangan subsidi tersebut, pemerintah berencana menerapkan pungutan ekspor minyak sawit secara progresif.

Direktur Jenderal Energi Baru terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pihaknya telah memiliki solusi untuk kekurangan subsidi bagi program mandatory biodiesel dengan kadar 20% tersebut.

Rida mengatakan, berdasarkan keputusan dari komite pengarah yang berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, telah disetujui bahwa besaran konversi CPO menjadi biodiesel menjadi US$100 per ton turun US$25 per ton.

Saat ini, formula penentu harga indeks pasar (HIP) biodiesel adalah harga rata-rata CPO ditambah besaran konversi CPO menjadi biodiesel yakni US$125 per ton serta ongkos angkut.

“Salah satunya adalah penurunan biaya konversi dari US$125 per ton menjadi US$100 perton sudah diketok kemarin,” kata Rida kepada Bisnis, Senin (3/4).

Mekanisme lain yang menjadi jalan keluar adalah pemberlakuan pungutan progresif bagi para pengusaha kelapa sawit. Iuran pengusaha sawit ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 24/2015 tentang Penghimpunan dan Pemanfaatan Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Dalam beleid tersebut, pungutan ekspor minyak sawit mentah dikenakan US$50 per ton. Dia berharap agar kebijakan baru tersebut dapat segera keluar mengingat akan habisnya masa kontrak pasokan biodiesel untuk periode November 2016-April 2017.

Sebelumnya BPDPKS memperkirakan pada 2017 selisih harp Solar dan biodiesel akan Iebih kecil dari Rp4.500-5.500 per Iiter. (Annisa L Ciptaningtyas)

Sumber : Bisnis Indonesia

6,475 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *