Aceh: Jelang Lebaran, Harga CPO Anjlok

MEULABOH – Produksi minyak mentah di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Karya Tanah Subur (KTS) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengalami kemerosotan kisaran 7,5 persen akibat pengaruh cuaca.

Administratur PT KTS Prihadi di Meulaboh, mengatakan produktivitas perkebunan mereka dari 21 ton per hektare turun rata-rata menjadi 19 ton per hektare sehingga mempengaruhi daya ekspor minyak mentah (CPO) dari daerah itu.

“Untuk produksi saja kami pada pekan ini sudah 230-an ton per hari, biasanya kami dalam kondisi sehat berproduksi rata-rata 400 ton per hari. Ini juga berpengaruh sehingga manajemen melakukan beberapa efisiensi,” katanya di Aceh, Minggu (26/6/2016).

Prihadi menjelaskan, kondisi tersebut berakibat pada jatuhnya harga CPO yang diekspor pihaknya keluar negeri, harga minyak mentah mereka dijual Rp7.600 per kg turun dari harga pekan pertama bulan Juni seharga Rp8.400 per kg.

“Mendekati lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah ini kayaknya harga CPO semakin turun karena permintaan dari luar atau pasar semakin berkurang. Perusahaan kami biasanya ekspor minyak ke China, India, kalau eropa sangat sedikit,”katanya.

Sementara itu Humas PT Astra Agro Lestari Tbk Arif Winarno dalam siaran persnya kepada wartawan menjelaskan, bahwa kondisi tersebut bukan hanya dialami oleh satu anak perusahaan group Astra, namun hampir seluruh perusahaan menghadapi demikian.

Arif menjelaskan, penurunan produksi telah mendorong naiknya harga CPO di pasar dunia, itu terjadi pada pada April 2016, harga rata-rata CPO waktu itu USD713,1 per metrik ton, naik 4,6 persen dibandingkan harga rata-rata pada Maret yaitu USD681,8 per metrik ton.

Dia merincikan, volume ekspor minyak sawit Indonesia pada April 2016 tercatat naik 20 persen, yakni dari 1,74 juta ton pada Maret 2016 naik menjadi 2,09 juta ton pada April 2016.

Sehingga kinerja ekspor minyak sawit Indonesia selama catur wulan pertama 2016 mencapai 8,23 juta ton atau naik 4,5 persen dibandingkan priode yang sama pada tahun 2015 yaitu sebesar 7,88 juta ton.

Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk terus mendorong peningkatan produksi Crude Palm Oil (CPO) Indonesia seiring terjadinya kenaikan harga minyak mentah di pasar dunia akibat penurunan produksi di semua sentra produksi.

(mrt)

Sumber: Okezonenews.com

655 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *