BPDP Gencar Sosialisasi Tata Kelola Berkelanjutan

PEKANBARU – Pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit mendorong optimisme masyarakat Indonesia akan pentingnya sektor perkebunan sawit untuk menopang perekonomian negara.

Kepala Divisi Promosi Sawit Berkelanjutan BPDP Sawit Agam Fatchurrochman mengatakan apabila 5 tahun lalu masyarakat di Tanah Air masih bangga bekerja di sektor minyak dan gas.

“Lima tahun lalu juga migas masih jadi penyumbang devisa ekspor terbesar bagi Indonesia, sedangkan sekarang kondisinya sudah berbeda dimana nilai devisa dari ekspor kelapa sawit sudah mengalahkan sektor migas,” katanya Sabtu (30/7/2016).

Dia menyebutkan Indonesia seharusnya optimistis untuk mendorong peningkatan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit sampai pada tahap tumbuhnya beragam industri turunan komoditas tersebut.

Hal itu didasarkan pada nilai tambah yang bisa didapatkan negara bila semua pihak serius merealisasikan upaya itu, misalnya negara tetangga Malaysia. Saudara serumpun itu sudah merasakan dampak positif komoditas sawit, sehingga sektor itu menyumbang 25% dari total devisa negara, sedangkan Indonesia masih 13%.

Dengan kondisi tersebut, BPDP Sawit terus mengupayakan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan kepada semua pihak agar mulai menyadari potensi dan peluang dari pengelolaan komoditas sawit bagi ekonomi dalam negeri.

“Salah satunya dengan mencari duta untuk melakukan edukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa kelapa sawit bisa dikelola dengan baik dan ramah lingkungan, seperti saat ini kami mendukung kegiatan Miss Earth untuk berkunjung ke kebun sawit PT Musim  Mas,” katanya.

Adapun sejak dibentuk tahun lalu, BPDP Sawit telah menggelar beragam upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sawit berkelanjutan, dan juga mendorong upaya penanaman kembali (replanting) pohon kelapa sawit milik petani swadaya.

Editor : Fatkhul Maskur

Sumber: Bisnis.com

843 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *