CPO: Penguatan Mengendur, Analis Nilai Reli Senin Berlebihan

Jakarta – Penguatan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) terpantau menipis pada awal perdagangan hari ini, Rabu (19/10/2016), sejalan dengan menguatnya kinerja mata uang ringgit Malaysia.

Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2016, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, pagi ini dibuka menguat 0,55% atau 15 poin ke level 2.729 ringgit per ton.

Penguatannya namun menipis menjadi 0,07% atau 2 poin ke posisi 2.716 pada pukul 10.23 WIB.

Adapun, pada perdagangan Senin (17/10), harga minyak sawit ditutup anjlok 1,95% atau 54 poin ke 2.714.

“Pergerakan harga melemah setelah reli pada perdagangan Senin yang terlalu berlebihan,” ujar Chandran Sinnasamy, Direktur Eksekutif LT International Futures, seperti dilansir Bloomberg kemarin.

Nilai tukar ringgit Malaysia kemarin ditutup menguat 0,60% ke 4,1923 per dolar AS. Pergerakannya terhadap dolar AS pagi ini terpantau berbalik menguat meski tipis sebesar 0,06% ke posisi 4,1897 setelah dibuka dengan pelemahan.

 

Pergerakan Harga CPO Kontrak Desember 2016

Tanggal Level Perubahan
19/10/2016

(Pk. 10.23 WIB)

2.716

+0,07%

18/10/2016 2.714

-1,95%

17/10/2016 2.768

+4,14%

14/10/2016 2.660

+1,60%

13/10/2016 2.618

-1,32%

 

Sumber: Bloomberg, Bisnis.com

998 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *