Harga Sawit Merangkak Naik

Bengkulu –

Perlahan harga sawit di wilayah Kabupaten Mukomuko kembali merangkak naik dan bertahan diangka Rp 1.480/kg, Kamis (15/9) kemarin. Meskipun harga sawit tersebut masih dibawah harga yang ditetapkan pemerintah, namun sudah memberikan harapan baru bagi masyarakat petani sawit. “Perkiraan kami harga sawit akan terus naik meskipun secara bertahap. Terbukti sekarang sudah Rp 1.480 perkilo. Naiknya harga ini akibat pasokan sawit milik masyarakat di perusahaan tidak menumpuk,” demikian  Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Kehutanan (DP3K) Mukomuko, Eddy Aprianto melalui Kasi Perizinan dan Kemitraan, Sudianto SP, kemarin.

Meskipun harga sawit sedikit merangkak naik. Namun tidak untuk harga karet. Dijelaskan Sudianto, untuk harga karet di wilayah kabupaten ini masih Rp 5 ribu/kg. Harga tersebut jauh menurun dari harga sebelumnya yang mencapai angka Rp 14 ribu/kg. “Penyebab turunnya harga karet yang terus terjadi di wilayah ini masih kita dalami. Mungkin saja karena tidak ada pabrik karet di sini. Atau memang karet milik masyarakat yang tidak memiliki kwalitas atau yang lainnya. Yang jelas untuk harga karet jauh lebih memburuk ketimbang harga sawit,” bebernya.

Akibat anjloknya harga karet yang terjadi di wilayah ini. Sebagian petani karet telah melakukan penumbangan batang karet dan diganti dengan tanaman sawit. Petani karet mengaku jika terus mempertahankan tanaman karet, tidak akan  merubah perekonomian. “Tidak ada pilihan lain. Selain ditumbang, ada juga yang tunda panen,” ungkapnya. (900)

Sumber: Bengkuluekspress.com

450 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *