Industri Kelapa Sawit Bangun Pabrik Pengolahan Ampas Padat

Jakarta – Pelaku industri kelapa sawit akan membangun industri pengolah limbah spent bleaching earth untuk menjadi minyak kembali dengan kandungan nilai tinggi.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni) Sahat Sinaga mengatakan PT Ino Alam Nusa bakal membangun fasilitas pengolah limbah ampas padat atau spent belaching earth yang berasal dari pabrik pemurnian minyak kelapa sawit.

Spent bleaching earth merupakan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat diolah kembali dengan membersihkan pasir silika yang ada di dalamnya untuk diambil minyaknya.

Minyak tersebut bahkan bernilai lebih tinggi karena mengandung beta karoten dan pro vitamin A.

“Industri hilir kami sudah melakukan perencanaan untuk industri hijau, salah satunya pengolahan limbah sawit dari limbah B3 yang akan siap beroperasi November. Tidak semua perusahaan bisa bangun itu. Investasinya tidak kecil, Rp200 miliar,” ujarnya di kantor Kementerian Perindustrian di Jakarta pada Jumat (30/9/2016).

Hal itu dilakukan sebagai langkah perbaikan lingkungan di level hulu dan hilir industri kelapa sawit.

Rencananya, akan ada 11 pabrik serupa yang akan dibangun di beberapa lokasi, antara lain Medan, Dumai, Palembang, Lampung, Jakarta, Gresik, dan di Kalimantan Timur. Adapun yang sudah siap untuk beroperasi berlokasi di Tanjung Rawa.

Dia menjelaskan Indonesia berpotensi menghasilkan spent bleaching earth sekitar 330.000 ton per tahun.

Sahat meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar memberikan izin untuk menampung spent bleaching earth di tempat penampungan sementara sambil menyiapkan pabriknya.

Sumber: Bisnis.com

1,940 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *