Kemtan Janjikan Replanting Sawit yang Berkeadilan

Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) berjanji akan mendorong programreplanting perkebunan kelapa sawit yang lebih berkeadilan bagi para petani sawit. Kemtan menjamin akan mendorong upaya replanting semua kebun petani yang sudah uzur dan produktivitasnya rendah. Dengan demikian, meksipun ada moratorium sawit, tapi program replanting tetap berjalan.

Direktur Jenderal Perkebunan Kemtan Gamal Nasir meminta agar petani sawit tidak perlu khawatir program replanting tidak berjalan dengan lancar. Pemerintah akan mendorong agar replanting ini berhasil dan dirasakan oleh petani.

Program replanting ini diharapkan bisa mendongkrat produksi perkebunankelapa sawit petani yang sebagian besar tanaman sawitnya sudah uzur. “Sekarang pemerintah fokus mendorong adanya peningkatan produktivitas,” ujar Gamal, Kamis (28/7).

Gamal juga mendesak agar Badan Pengeloa Dana Perkebunan Sawit (BPDPS) mengutamakan petani sawit. Sebab selama ini BPDPS lebih banyak membiayai biodiesel dengan mengalihkannya pada petani. “Seharusnya dana untuk petanikelapa sawit jauh lebih besar,”tambahnya.

Saat ini 90% dana BPDPS untuk membiayai biodisel dan untuk petani hanya 7%. Seharusnya, lanjut Gamal, petani mendapat bantuan lebih besar lagi sehinggakelapa sawit lebih berkeadilan. Kondisi petani kelapa sawit kalau dibandingkan dengan petani kelapa sawit Malaysia yang bergabung dalam Felda masih jauh sehingga harus diperjuangkan lagi.

Setiono, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspekpir) sangat membutuhkan dukungan pemerintah agar program replanting kelapa sawit di tingkat petani berjalan lancar. Anggota Aspekpir pernah mengalami pengalaman tidak baik tahun 2006.

Saat itu, sudah waktunya replanting dan Aspekpir sudah mengajukan ke perusahaan inti untuk melakukan peremajaan, namun tidak ada tanggapan sehingga peremajaan terlambat.

Namun pada tahun 2010 dengan difasilitasi Ditjen Perkebunan Kemtan, akhirnya petani bisa mencapai kata sepakat dengan PTPN V dan replantingpertama sudah dimulai. Karena itu Aspekpir mengharapkan dukungan penuh pemerintah dalam program replanting kali ini.

Reporter Noverius Laoli
Editor Adi Wikanto
Sumber: Kontan.co.id

526 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *