M: Karhutla di Indonesia Disebabkan oleh Perkebunan Kelapa Sawit

F:

Fenomena kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai negara tampaknya juga terjadi di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Linkungan Hidup dan Kehutanan RI (2015) kebakaran hutan/lahan terjadi pada hampir seluruh provinsi di Indonesia (Tabel 7.4).

Tabel 7.4.       Rataan Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia 2010-2014

Provinsi Rataan (ha)
2010-2014
Provinsi Rataan (ha)
2010-2014
Sumatera Selatan 3,024.50 Papua 169.50
Jawa Timur 1,908.15 Sulawesi Selatan 152.83
Riau 1,707.82 Bali 87.65
Kalimantan Barat 1,385.40 Sulawesi Utara 79.37
Nusa Tenggara Barat 1,330.52 Sumatera Barat 60.00
Kalimantan Tengah 1,025.78 Aceh 57.89
Jawa Barat 1,007.39 Lampung 53.27
Sumatera Utara 956.26 Sulawesi Tengah 34.19
Jambi 754.49 Yogyakarta 10.23
Sulawesi Tenggara 574.37 Maluku Utara 8.25
Nusa Tenggara Timur 569.74 Bengkulu 2.88
Jawa Tengah 339.30 Banten 2.00
Kalimantan Selatan 273.00 Papua Barat 1.12
Maluku 179.83
Kalimantan Timur 175.16 Total 12,478.80

Sumber : Kementerian Kehutanan, 2015

Beberapa provinsi sentra kebun sawit seperti Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah terjadi kebakaran hutan dan lahan yang relatif luas. Namun, kebakaran hutan dan lahan yang relatif luas juga terjadi pada provinsi yang tidak memiliki perkebunan sawit seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat. Bahkan Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah yang merupakan daerah provinsi ekspansi sawit, dan luas kebakaran hutan dan lahan relatif kecil dibandingkan dengan provinsi Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur yang tidak ada pengembangan kebun sawit. Kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkait lahan gambut juga terkonfirmasi sebaran titik api (hot spot) yang terjadi dalam periode Juli-November 2015. Sebaran titik api dilahan gambut justru lebih sedikit dibandingkan dengan titik api di luar lahan gambut.

Dengan demikian, sama seperti fenomena di berbagai negara, kebakaran hutan dan lahan di Indonesia juga tidak secara sistematis dan spesifik sentra pengembangan kebun sawit. Provinsi-provinsi yang merupakan sentra atau bukan sentra sawit, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi. Kebakaran hutan dan lahan juga tidak sistematis dan spesifik lahan gambut. Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat tidak memiliki lahan gambut, juga terjadi kebakaran hutan dan lahan yang relatif luas.

Kutipan dari Buku Mitos dan Fakta Minyak Sawit Indonesia, Mitos 7-04, hal. 119

890 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *