Menengok pengolahan kelapa sawit hingga menjadi minyak goreng

Bagi anda pecinta kuliner tentu sudah tak asing dengan menu makanan yang digoreng. Sebut saja pisang goreng, bakwan goreng, ayam goreng maupun ikan goreng seakan sudah menjadi teman sejati di tengah masyarakat.

Ada satu kenikmatan tersendiri saat mengonsumsi deretan menu yang digoreng.

Namun, tahukah Anda asal muasal minyak goreng, bahan dasar yang digunakan untuk menggoreng segala jenis makanan.

Merdeka.com mendapatkan kesempatan untuk melihat lebih dalam proses pengolahan minyak goreng di Pangkal Pinang.

Crude Palm Oil alias minyak kelapa sawit adalah bahan baku minyak goreng.

Senior Manager PT Sawindo Kencana Irwansyah menjelaskan proses awal pengolahan buah kelapa sawit. Setelah panen, buah yang masih menempel pada tandannya langsung direbus dengan suhu tertentu.

“Kemudian dengan cara tertentu buah dibanting. Dibanting itu untuk memisahkan buah dengan tandannya, ” jelas Irwansyah kepada merdeka.com di Pangkal Pinang, Kamis (27/4) kemarin.

Ketika sudah terlepas dari tandannya, buah kelapa sawit kemudian dipres.

“Dipres dengan tekanan tertentu, nanti minyaknya keluar lalu vibernya terpisah. Kemudian didapatkan minyak, ” jelasnya.

Minyak itulah yang disebut crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit. CPO yang sudah diolah kemudian menghasilkan minyak goreng serta produk lainnya.

Irwansyah menambahkan, dari satu hektar perkebunan sawit yang ia kelola mampu menghasilkan sekitar 24 ton. Namun, nilai tersebut bisa berubah tergantung masa tanam pohon sawit itu sendiri. [idr]

Sumber : merdeka.com

2,737 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *