Menko Darmin Tak Ingin Sawit Bernasib Seperti Rempah-Rempah

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan tidak ingin komoditas sawit bernasib sama dengan komoditas-komoditas unggulan lain yang tidak lagi menjadi andalan negara seperti rempah-rempah hingga cengkeh.

Untuk itu, Darmin pun mengapresiasi hadirnya standar Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi industri kelapa sawit nasional yang diyakini dapat menjaga kelestarian lingkungan dan mengembangkan industri kelapa sawit sendiri.

“Tentu kita tidak ingin sawit mengikuti jalur rempah-rempah dan cengkeh. Kita ingin sekarang kelapa sawit jadi komoditas andalan yang dibutuhkan berjuta-juta orang. Tidak seperti karet, cengkeh, dan rempah-rempah,” ujarnya di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Menurut Darmin, yang perlu diperhatikan saat ini adalah bagaimana mengembangkan industri kelapa sawit dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Istilahnya kita ingin sawit menjadi komoditas andalan namun tetap sustainable,”ujarnya.

Hal ini, lanjut Darmin, berkaitan juga dengan penilaian industri kelapa sawit di kancah global. Seperti misalnya, rencana Prancis yang akan mengenakan super tax pada komoditas ekspor CPO ke sana.

Saat ini, memang belum ada keputusan apakah super tax akan dikenakan pada CPO Indonesia. Namun sudah dinyatakan bila pemerintahan Prancis dan masyarakatnya masih melihat apakah Indonesia sudah berhasil membangun perkembunan kelapa sawit yang sustainable dan sesuai kriteria global.

“Dubes Prancis untuk Indonesian juga sudah sampaikan kepada saya super tax belum dikenakan. Tapi, kata dia jangan gembira dulu karena masih ada penilaian disana. Nah, saya bilang kalau dalam enam bulan ini seluruh standar industri kelapa sawit selesai,” ujarnya.

“Jadi ISPO itu yang akan jadi standar kita, dan kita sepakat dan bertekat bulat menjadikan standar ini kredibel dan dihormati serta diterima secara internasional,” harap Darmin.

(rzy)

Sumber: Okezone.com

421 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *