Minyak Kedelai Naik, TBS Turun

Pekanbaru – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada pekan ini kembali mengalami penurunan. Di mana pekan ini harga TBS untuk usia 10 sampai 20 tahun berada pada level harga Rp1.809,14 per kilogram (Kg).

Sekretaris tim HTBS Riau, Ir Rusdi mengatakan, pelemahan harga CPO mengikuti pelemahan minyak kedelai sebagai rivalnya. Kedelai berjangka Chicago Board of Trade anjlok sepanjang pekan ini menyusul profit taking setelah terjadinya lonjakan produksi di berbagai wilayah penghasil seperti Amerika, Argentina dan Brasil.

“Harga minyak sawit dipengaruhi oleh minyak kedelai, karena keduanya bersaing untuk pangsa di pasar minyak nabati global,” jelasnya.

Banyak faktor yang menyebabkan penurunan harga CPO tersebut. Melemahnya permintaan dari negara importir utama seperti Eropa dan Timur Tengah. Selain itu, menurunnya harga ‎minyak bumi dunia juga memiliki hubungan erat terhadap harga CPO. Pada periode September 2016, rata-rata harga minyak bumi turun sebesar 15 persen.

“Faktor lain, yaitu terjadinya kelebihan pasokan minyak nabati dunia dengan berhasilnya panen dan meningkatnya produksi minyak kedelai dan rapeseed,” katanya.

Hal ini diperburuk lagi dengan harga referensi CPO yang menguat 2 bulan terakhir dan berada di atas ambang batas pengenaan BK di level  750 dolar Amerika. Sehubungan hal tersebut Kementerian Perdagangan memutuskan untuk mengenakan BK terhadap CPO sebesar   3 dolar Amerika/MT untuk periode Oktober 2016. Penetapan harga TBS Provinsi Riau No 40 periode  12 sampai  18 Oktober  2016, lihat table.     “Indeks K: 91,32 persen, harga CPO Rp 7.498,38 kernel Rp6.688.50 turun sebesar  Rp136,97 per kilogram untuk umur 10 sampai 20 tahun,” tutupnya.(sol)

Sumber: Riaupos.co

789 total views, 6 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *