Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang, Perusahaan Sawit Harus Mendukung

Haluan – Pelabuhan Teluk Ta­pang di Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas Pa­saman Barat, agar  diselesaikan dengan secepatnya. Dukungan perusahaan sawit yang ada di Pasbar dibu­tuhkan.

Pasalnya, dengan ber­ope­rasinya Pelabuhan Teluk Tapang truk pengangkut CPO ke Teluk Bayur bisa menggunakan Pela­buhan Teluk Tapang tersebut. “Bisa hemat ratusan kilo truk CPO pengangkut sawit jika Pelabuhan Teluk Tapang ini beroperasi. Selain itu, jalan kita yang biasa dilewati truk CPO tidak rusak,” urai Wakil Gu­bernur Sumbar Nasrul Abit ketika meninjau Pelabuhan Teluk Tapang, Selasa kemarin (18/10), yang didampingi oleh Bupati Pasbar Syahiran, Wakil Bupati Pasbar Yulianto serta Forkopimda.

Nasrul Abit menambahkan, konsorsium dari 19 perusahaan sawit yang ada di Pasbar itu nantinya akan dibawa ke pe­merintah pusat. Hal ini untuk melihat seberapa penting Pela­buhan Teluk Tapang ini bagi masyarakat dan perusahaan. “Jika itu kita lakukan, pem­bangunan akan cepat berjalan. Sebab, Pelabuhan Teluk Tapang ini tidak hanya dibutuhk an oleh masyarakat saja, perusahaan sawit yang ada di sini juga mem­butuhkan,” jelas Nasrul Abit.

Jika ditinjau ke lapangan, tambah Nasrul Abit, Pelabuhan Teluk Tapang sudah selesai. Tinggal akses jalan menuju pelabuhan yang perlu dikejar. “Untuk itu, saya minta nama-nama perusahaan yang ada di Pasbar.Saya akan panggil ke provinsi untuk konsorsium tentunya dengan Bupati Sya­hiran,” harap Nasrul Abit.

Sementara itu, Bupati Sya­hiran kepada wartawan menga­takan Pelabuhan Teluk Tapang sudah selesai. Namun, akses jalan baru siap sekitar 30 persen. “Tahun ini (2016) kita ang­garkan lagi dari APBD Pasbar Rp20 miliar dan DAK Rp40 miliar,” papar Syahiran.

Sedangkan izin hutan jalan yang akan dilewati sekitar 122 Ha sudah selesai dan tidak menjadi masalah. Kebutuhan pelabuhan bagi Pasaman Barat sangat berarti karena akan memperlancar distribusi sumber daya alam ke luar Pasaman Barat. “Pematangan lahan rawa sekitar 1,5 kilometer sudah selesai. Tinggal sekitar 4 km lagi yang akan diaspal,” kata Sya­hiran yang dibenarkan oleh Kadis PU Pasbar Ahdiyarsyah.

Ia mengatakan pihaknya menyediakan anggaran sekitar Rp1,3 miliar tahun 2015 untuk pematangan lahan tersebut serta menutupi lahan rawa.

Menurutnya, percepatan pem­bangunan pelabuhan laut Teluk Tapang itu sangat penting bagi perkembangan ekonomi warga.

Ia menargetkan pematangan jalan sepanjang 43 km menuju pelabuhan tuntas. Tinggal nan­tinya untuk peningkatan jalan lagi.

Dengan adanya pelabuhan laut itu, maka hasil sumber daya alam seperti kelapa sawit, laut, tambang biji besi dalam lainnya akan bisa dibawa melalui jalur laut. “Pela­buhan ini juga akan mengurangi kerusakan jalan darat akibat truk kelapa sawit yang dibawa setiap hari sesuai dengan apa yang dikatakan oleh wakil gubernur ta­di,” tandas Syahiran mene­gas­kan.

Selain itu, akan mem­per­banyak akses transportasi me­nuju Pasaman Barat melalui laut. Bahkan, pendapatan warga yang ada di sekitar pelabuhan akan meningkat karena ba­nyaknya aktivitas di pelabuhan itu. (h/idn/ows)

Sumber: harianhaluan.com

750 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *