Pengusaha Sawit Berharap Replanting Segera Terealisasi

JAKARTA – Pengusaha kelapa sawit berharap pemerintah segera merealisasikan program replanting secara masif untuk mengangkat permintaan terhadap benih sawit

“Pembukaan lahan semakin berkurang. Kami para produsen benih berdoa kapan replanting. Tapi dari tahun lalu mau replanting, dari BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) nyaris tidak terlaksana,” ungkap Direktur produsen benih kelapa sawit PT Dami Mas Sejahtera Tony Liwang saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (28/5/2017).

Anak perusahaan PT Sinarmas Agro and Resources Tbk. (SMAR), raksasa sawit milik taipan Eka Tjipta Widjaja, itu memproduksi benih sawit dengan merek Dami Mas I hingga Dami Mas V dengan harga Rp10.500 per benih.

BPDP Sawit sebelumnya menyampaikan akan meremajakan kebun sawit seluas 22.000 hektare hingga akhir tahun ini kendati tahun lalu hanya mampu melakukan replanting seluas 640 ha.

Untuk mencapai target itu, badan layanan usaha di bawah Kementerian Keuangan itu menyiapkan dana Rp550 miliar dengan perhitungan setiap hektare kebun mendapat bantuan Rp25 juta. Pada 2016, dana replanting yang tersalurkan hanya Rp16 miliar alias 4% dari alokasi Rp400 miliar karena terhambat verifikasi lahan yang rumit.

Direktur Utama BPDP Sawit Dono Boestami mengatakan pedoman umum Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian mengenai ketentuan pengajuan replanting sudah terbit. Syarat proposal itu a.l. umur kebun mendekati 25 tahun, produktivitas di bawah 10 ton per ha, dan memenuhi standard Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Dalam waktu dekat kami akan sosialisasi bersama Ditjen Perkebunan karena kami dikejar waktu musim tanam sawit yang mau habis. Batasnya September,” katanya (Bisnis, 26/4/2017).

Sumber : Bisnis.com

900 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *