Perencanaan Kawasan Industri Jadi Agenda Pertama CPOPC

Jakarta – Pembentukan konsep tiga kawasan industri pada green economic zone akan menjadi agenda pertama bagi organisasi bilateral The Council of Palm Oil Producing Countries pada Januari 2017 antara Indonesia dan Malaysia.
Kawasan industri dalam negeri yang dimaksud adalah Dumai, Sei Mangkei, dan Kalimantan Timur.
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengatakan pertemuan yang dilakukan pada akhir Juli lalu mendiskusikan tentang formulasi kesekretariatan dari organisasi The Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).
“Ini adalah organisasi yang diinisiasi oleh Indonesia dan Malaysia karena 90% produksi CPO dari kedua negara itu. Kami mengusulkan tiga kawasan industri di Indonesia dan tiga lagi di Malaysia yang menjadi green economic zone,” ujarnya saat ditemui di kantor DPR, Kamis (1/9).
Kriteria dari kawasan industri untuk kawasan hijau tersebut diatur berdasarkan dari sustainable development goals (SDG) dari PBB.
Nantinya, keanggotaan akan bertambah dari sekitar 10 negara, antara lain Thailand, Brazil, dan Nigeria yang merupakan negara-negara penanam sawit.
CPOPC bertujuan untuk membentuk standar yang seragam dari seluruh produsen yang berada di kebun dan industri sawit yang berada di pabrik.
“Kedua terkait degan pembinaan petani sawit dan sistem manajemen stok,” tambahnya.
Dia mengatakan organisasti tersebut tidak akan berdampak pada harga komoditas  CPO, tapi dengan adanya organisasi tersebut akan mendorong secara hilir fluktuasi harga agar tidak seperti di hulu.
Rencananya, organisasi tersebut akan mengadakan forum dialog yang akan dilaksanakan pada awal 2017 yang juga akan mengundang para penanam sawit di dunia.
Di saat yang sama, Menteri Perindustrian menekankan pada nilai tambah produk CPO terutama menjadi produk biofuel dan oleokimia guna mendorong green economic growth.

Sumber: Bisnis.com

656 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *