Petani Palawija Beralih ke Kelapa Sawit

Talisayan – Sejumlah petani tanaman palawija di Kampung Bumi Jaya, Kecamatan Biatan, terpaksa banting setir ke komoditas kelapa sawit. Hal itu dilakukan lantaran semakin sulitnya memasarkan tanaman palawija saat ini.

Kepala Kampung Bumi Jaya, Simprinas Erwan melalui Sekretaris Kampung Bumi Jaya Fendi Irawan mengatakan, perkebunan kelapa sawit saat ini lebih unggul ketimbang tanaman palawija.

“Jika dikalkulasikan keuntungan di antara keduanya, perbandingannya 60 persen kelapa sawit, dan 40 persen palawija. Hal ini dikarenakan hasil tanaman palawija sulit dipasarkan jika dibanding dengan kelapa sawit,” kata Fendi kepada Berau Post, Jumat (16/9).

Ia mengakui bahwa petani palawija perlahan mulai beralih untuk berkebun kelapa sawit, dikarenakan pemasaran jagung, kacang-kacangan, kedelai, dan lainnya kadang-kadang tak ada pembeli. Kalaupun ada, tentu harganya lebih murah.

“Saya melihat, petani palawija di Kampung Bumi Jaya, perlahan mulai beralih berkebun kelapa sawit. Rata-rata mereka mengeluhkan sulitnya pemasaran. Akhirnya, hasil panen terbuang dan kadang-kadang mubazir begitu saja,” jelas dia.

Apalagi, lanjut dia, saat masyarakat setempat sudah 80 persen berprofesi sebagai pekebun kelapa sawit. “Petani palawija kesusahan menjual dan memasarkan hasil panennya, itu saja masalah sebenarnya,” ucap Fendi.

Berbeda dengan kelapa sawit yang telah didukung dengan adanya investor kelapa sawit di Talisayan, sehingga hasil perkebunan sawit masyarakat lebih mudah dijual ke pabrik kelapa sawit yang ada.

Solusinya sekarang, kata Fendi, berada di tangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai penanggungjawab yang harusnya mencarikan calon pembeli (Tengkulak) agar hasil panen petani palawija dapat dengan mudah dipasarkan.

Dirinya juga berharap, petani Kampung Bumi Jaya mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui dinas terkait.(*/jun/asa)

Sumber: Prokal.co

438 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *