Prancis Batalkan Pajak CPO RI, Mendag: Ini Kesempatan Emas

JAKARTA – Parlemen Prancis telah membatalkan pajak progresif yang akan diberlakukan pada minyak sawit untuk Indonesia. Diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah pun berbuah manis.

Lantas, apa dampaknya bagi Indonesia?

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Dody Edward mengatakan, hal ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk dapat meningkatkan nilai ekspor CPO. Khususnya menuju Eropa yang selama ini menjadi salah satu pangsa pasar yang menjanjikan.

“CPO jadi produk andalan kita. Ini kesempatan baik untuk produk kita ke sana, apalagi Eropa jadi titik sentral,” kata Dody dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (24/8/2016).

Saat ini, lanjutnya, yang dibutuhkan hanyalah meyakinkan para pengusaha untuk dapat kembali melakukan ekspor CPO menuju Prancis. Sosialisasi pun perlu dilakukan.

“Kalau Eropa tidak ada masalah, luar biasa potensinya. Karena CPO daya saing besar sekali. Sekarang bagaimana kita meyakinkan pengusaha dan membuktikann scientific evidence bahwa keburukan itu tidak terbukti,” tutupnya.

Seperti diketahui, pemerintah Prancis berencana akan menerapkan kebijakan untuk menaikkan pajak CPO atau minyak kelapa kelapa sawit. Berdasarkan draf Undang-Undang Keanekaragaman Hayati yang saat ini tengah diajukan pemerintah Prancis ke parlemen, kenaikan pajak ini akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahun pertama, CPO akan dikenakan pajak sebesar 300 euro per ton. Pajak ini kembali naik menjadi 500 euro per ton pada tahun 2018. Bahkan, pada tahun 2019 pemerintah Prancis menargetkan pungutan pajak sebesar 700 euro per ton. Hingga akhirnya, pada 2020, pajak sawit ditetapkan sebesar 900 euro per ton.

Pemerintah pun tak tinggal diam menyikapi hal ini. Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi pada 8 Februari lalu memutuskan untuk terbang ke Prancis guna menyampaikan protes terkait kebijakan ini.

(dni)

Sumber: Okezone.com

429 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *