Produksi Sawit Diyakini Pulih Tahun Depan

PALEMBANG – Produksi kelapa sawit Sumatra Selatan diperkirakan menurun sepanjang tahun ini sebagai dampak kemarau panjang yang terjadi pada 2015 lalu. Pengusaha optimistis pemulihan akan terjadi pada tahun depan. Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Sumsel, Harry Hartanto mengatakan, imbas dari kemarau dan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan pada tahun lalu mengurangi produktivitas perkebunan sawit hingga 50%.

“Tentunya hal ini mempengaruhi produk-produk turunan yang dihasilkan kelapa sawit. Salah satunya ekspor crude palm oil [CPO],” katanya, Senin (12/12). Harry mengatakan pihaknya berharap produksi sawit bisa menyentuh angka tiga juta ton pada tahun ini. Sementara itu produksi tahun sebelumnya bisa mencapai 3,2 juta ton.

Meski demikian, untuk proyeksi 2017, pihaknya meyakini terjadinya pemulihan seiring dengan prediksi kondisi cuaca yang cukup baik terutama sepanjang tahun ini. “Melihat dari harga dan cuaca yang cukup bersahabat, kami menargetkan produksi sawit pada tahun depan mampu mencapai 3,3 juta ton per tahun,” katanya.

Harry menambahkan, sejumlah faktor yang mempengaruhi menurunnya nilai ekspor CPO Sumsel antara lain sarana pelabuhan ekspor dari Palembang yang masih sangat terbatas. Kondisi ini mengakibatkan pelaku ekspor CPO banyak memilih pelabuhan di provinsi atau daerah lain, seperti Lampung, Jakarta, dan Dumai.

“Tidak hanya di Sumsel, secara nasional ekspor CPO memang mengalami penurunan,” katanya. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat nilai ekspor CPO dan turunannya hingga November 2016 sebesar US$79,26 juta atau menurun hampir 50% dibandingkan dengan 2015 yang mencapai US$155,94 juta.

“Meskipun menurun namun CPO masih menjadi salah satu produk ekspor non migas terbesar dari Sumsel,” kata Kepala BPS Sumsel, Yos Rusdiansyah. Dia menambahkan, pelaku usaha meminta pemerintah setempat dapat segera merealisasikan Pelabuhan Tanjung Api-Api. “Dengan demikian dapat membantu meningkatkan nilai ekspor Sumsel,” katanya. (Dinda Wulandari)

Sumber : Bisnis Indonesia

950 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *