Riau: Harga TBS Anjlok, Petani Menjerit

DUMAI – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kota Dumai semakin hari semakin anjlok. Bahkan harga TBS yang tiga pekan lalu masih diharga Rp1.800 per kilogram, kini harga sawit hanya Rp1.000 per kilogram.

Harga yang semakin anjlok itu membuat masyarakat terutama petani sawit semakin menjerit.
Kondisi itu semakin membuat para petani semakin kesulitan, apalagi sudah menjelang Idul Fitri dengan kebutuhan yang cukup tinggi, para petani tentunya sangat berharap harga TBS kembali normal. Walaupun akan sulit terwujud.

‘’Setiap mau Idul Fitri pasti kondisinya seperti ini, harga anjlok, padahal kebutuhan cukup meningkat,’’ terang salah seorang petani sawit di Kecamaatan Sungai Sembilan, Maryono (42) kepada Riau Pos.

Ia berharap walaupun tidak kembali normal seperti biasa, namun dapat naik sekitar Rp1.400 per kilogram sudah mencukupi. ‘’Mudah-mudahan harga sepekan menjelang Idul Fitri ini naik sedikit,’’ tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan petani sawit di Kecamatan Dumai Barat, Antoni (50) mengaku juga mengeluhkan harga TBS semakin menurun. ‘’Kasihan kami para petani, harga semakin anjlok, sementara kebutuhan pokok meningkat,’’ tuturnya.

Sementara itu, Ketua Apkasindo Dumai, Abdul Kasim mengatakan memang harga TBS mengalami penurunan cukup drastis dan pihaknya sudah melakukan upaya agar harga bisa kembali stabil. ‘’Kami akan mencoba berkomunikasi dengan perusahaan sawit petani bisa dibeli lebih mahal, sehingga petani dapat terbantu,’’ tuturnya

Ia mengatakan kehadiran Apkasindo memang bertujuan untuk menjembati para petani dengan perusahaan agar harga TBS yang mereka jual lebih mahal. ‘’Kami mengimbau petani bergabung ke asosiasi,’’ tutupnya.(hsb)

Sumber: Riaupos.co

622 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *