Riau: Petani Sawit Harus Daftarkan Diri Ke Pemkab

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) – Untuk mempermudah pembinaan kepada petani sawit yang saat ini tidak terdaftar sebagai petani plasma dan anggota KUD, maka Dinas Perkebunan Kampar kembali ingatkan untuk mendaftarkan ke pemkab, baik ke kantor desa atau melalui kelompok tani masing masing.

“Karena kita tidak mungkin membina mereka satu persatu karena jumlah petani sawit  di Kampar ini jumlahnya sangat banyak, ribuan “ ujar kepala Dinas Perkebunan Kampar Ir H Bustan kepada Riau Pos di Bangkinang, Rabu (8/6).

Dijelaskannya, pihaknya memang memprioritaskan pembinaan kepada petani sawit mandiri yang saat ini belum tergabung dalam bapak angkat atau koperasi, karena mereka selama ini yang paling banyak menerima dampaknya apabila terjadu fluktuasi harga.

Berdasarkan hasil kunjungan ke lapangan ternyata hal ini disebabkan beberapa hal, pertama kualitas sawit yang rendah. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan dalam cara tanam dan pemeliharaan sawit sehingga mereka memelihara sawit seadanya.

Selain itu mahalnya harga pupuk membuat petani banyak yang tidak memberi pupuk pada sawitnya. Faktor penyebab lain adalah panjangnya jalur penjualan dari petani hingga sawit petani terbeli murah.

Maka langkahnya pemerintah akan melakukan pembinaan kepada petani secara berkelompok hingga nantinya mereka akan mendaptkan pengetahuan cara tanam dan perawatan sawit yang benar. Pemkab juga akan memotong jalur penjualan sawit ke pabrik, dengan cara merapikan peron-peron yang ada, hingga harga jual menjadi tinggi.(rdh)

Sumber: Riaupos.com

521 total views, 4 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *