Sawit Rakyat Semakin Berkembang

Penajam – Selama 11 tahun berjalan sejak diluncurkan tahun 2005 silam oleh Pemkab Penajam Paser Utara (PPU), program Sawit Rakyat terus ber-kembang pesat dan manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Saat itu, Pemkab memberikan bantuan kepada masyarakat berupa bibit sawit, herbisida atau penyiang gulma hingga pupuk gratis setiap tahun.
“Alhamdulillah ketika pertama kali saya jadi bupati di tahun 2005 silam program sawit rakyat telah 11 tahun berjalan dan menujukan perkem-bangan sangat pesat dan kini hasilnya telah dinikmati oleh masya-rakat,” ujar Bupati PPU, H Yusran Aspar saat dilaksanakan live inter-aktif dengan RRI Samarinda siang kemarin.
Diterangkannya, selain sebagai daerah swasembada pangan, PPU juga merupakan daerah swasembada daging. Populasi sapi saat ini mencapai 16 ribu ekor, dan setiap tahunnya Pemkab PPU juga didukung bantuan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat guna memotivasi masyarakat untuk mengembangan usaha peter-nakan sapi di PPU.
Bupati mengakui kondisi ekonomi PPU tidak ada bedanya dengan kondisi daerah lain saat ini, namun dalam mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi Pemkab telah berupaya mengatasinya, diantarannya membatasi pembiayaan operasional dan bakal melakukan pinjaman kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), terutama dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di daerah.
“Selain itu, kami juga berusaha untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meskipun tsunami ekonomi terjadi di PPU sekarang ini, tetapi sektor riil misalnya terkait bidang pertanian masih tetap berjalan tidak serta merta terhenti,” tegas Yusran.
Menghadapi anggaran daerah yang menurun tersebut, Pemkab telah menggagas inovasi pelayanan publik dengan dibentuk Unit Pelaksana Teknis Pekerjaan Umum (UPT PU) setiap-kecamatan. Dimana UPT PU ini secara tidak langsung telah melimpahkan kewenangan bupati kepada para camat terkait hal teknis pembangunan di tingkat kecama-tan.
“Saya juga optimis kebijakan ini akan menjadi pemicu perce-patan bagi pemba-ngunan desa-desa tertinggal yang ada di PPU. Saya memiliki cita-cita dalam dua tahun ke depan, yakni pelayanan publik harus terpenuhi misalnya ketersediaan air bersih dengan mem-bangun Bendungan Lawe-lawe, mem-bangun jalan-jalan produksi atau jalan perusahaan dan masalah listrik dapat segera terselesaikan,” ungkapnya.
Yusran memberikan tips-tips bagi daerah lain bahwa setiap daerah hendaknya dibangun UPT PU karena keberadaaannya dapat mempercepat pembangunan di desa-desa tertinggal, konektifitas antar wilayah haruslah lancar dan nyaman terutama dalam hal pembangunan infrastruktur.
“Jalan antar wilayah serta struktur ekonomi pedesaan harus dibangun dengan kuat agar tercipta desa mandiri yang mampu membangun daerahnya sendiri,” pungkasnya. (nav)

Sumber: korankaltim.com

382 total views, 2 views today

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *